Hari Ini Google Rayakan Hari Perempuan Internasional

Hari Perempuan Internasional, hari apalagi itu? Pasti belum terlalu banyak yang mengetahui bahwa hari ini, 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day).  Demikian pula halnya dengan saya. Saya yang merasa sebagai seorang perempuan pun tidak mengetahuinya. Kalau tidak menengok om Google juga tidak akan pernah tahu tentang adanya hari perempuan internasional. Untuk apa ada hari perempuan? Apa bedanya dengan Hari Ibu? Apakah harus ada Hari Bapak, Hari Anak, Hari Keluarga, Hari Suami Istri? Hihihi… kalau demikian, bisa-bisa, seluruh hari penuh dengan hari peringatan, penuh dengan seremoni belaka. Jangan sampai seremoni meninggalkan makna yang harus terkandung di dalamnya.

Hari ini, tanggal 8 Maret, diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Untuk itulah, Google dengan Doodle nya tidak mau ketinggalan, berupaya untuk turut memperingatinya, berusaha untuk memeriahkannya. Cobalah tengok doodle hari ini. Akan muncul doodle  berbentuk tulisan google dengan hiasan simbol wanita. Bila kita klik huruf O yang kedua, akan muncul tayangan beberapa wanita dari berbagai bangsa yang mengucapkan selamat hari wanita sedunia. Ada perempuan dari India, Jepang, China, Eropa, Amerika, dan banyak lainnya, dari mulai anak kecil hingga dewasa. Bahkan Sarah Sechan, sang pembawa acara talkshow dengan mengusung namanya pun turut mengucapkan, “Selamat Hari Wanita Sedunia”.  Hari ini, wanita menjadi bintang utama di dunia. Setidaknya di Google. Tidak ketinggalan, Dora The Explorer pun turut ambil bagian. Terakhir, muncul tulisan “Google, Hari Perempuan Internasional”.

Untuk google halaman edisi internasional, ada pula doodle deretan atau kumpulan wajah-wajah perempuan. Bila kita cermati secara lebih teliti, di sela-sela wajah-wajah tersebut terdapat tulisan Google.

Apa artinya sehingga harus ada Hari Perempuan? Konon katanya menurut Wikipedia, Hari Perempuan Internasional diperingati sebagai tanda keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik, dan sosial. Gagasan perayaan Hari Perempuan Internasional pertama kali ada pada saat memasuki abad ke-20 di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja kaum buruh tekstil. Perayaan ini dibangkitkan kembali seiring dengan bangkitnya feminisme pada tahun 1960-an. Dengan dirayakannya Hari Perempuan sebagai peringatan tahunan, menyiratkan keinginan kesetaraan hak yang terkesan selama ini didominasi oleh kaum laki-laki. PBB turut menjadi sponsor atas peringatan Hari Perempuan Internasional. Adakah perayaannya di Indonesia? Ah… itu kan hanya seremoni… Salam. (Del)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s