Resolusi 2014 : Hindari Jebakan Rutinitas

Sebenarnya, saya termasuk orang yang tidak pernah menerapkan target resolusi apapun. Hanya mencoba untuk melakukan kilas balik atas semua hal yang telah terjadi dalam setahun terakhir, melakukan perenungan, dan berupaya untuk memperbaiki diri di tahun yang akan datang. Mencoba untuk selalu bersyukur atas apapun yang terjadi. Selalu meyakinkan diri, bahwa setiap kejadian, setiap peristiwa, setiap permasalahan, selalu menghadirkan hikmah. Mungkin hikmahnya belum bisa kita mengerti saat ini. Tapi percayalah. Tuhan pasti menyelipkan sesuatu untuk kita dapatkan. Selalu ada pelajaran yang kita peroleh. Yakinlah, rencana Tuhan pasti lebih indah dari rencana kita. Rencana Tuhan pasti indah pada waktunya.

Memetik pelajaran berharga dapat kita peroleh dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Bahkan dari hal kecil sekalipun. Teringat sebuah kisah. Entah siapa yang menceritakan. Lupa. Malam tadi, sepertinya diingatkan oleh kisah tersebut. Sekedar kilas balik.

Dua sahabat, sebutlah Mira dan Nina, memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda, namun mereka memiliki kesamaan. Sama-sama memiliki semangat dan hasrat untuk sukses, hanya cara yang mereka tempuh berbeda. Kebetulan keduanya bekerja dalam satu perusahaan yang sama, di sebuah industri kecil yang memproduksi boneka.

Mira termasuk seorang pekerja keras. Dia percaya bahwa kunci kesuksesan adalah kerja keras. Itu yang coba dia terapkan dalam bekerja. Setiap hari dia bekerja membuat boneka, bahkan tak jarang ditambah dengan lembur hingga larut malam. Dengan berjalannya waktu, Mira semakin mahir dalam membuat boneka. Produk hasil tangannya semakin halus dan semakin cepat. Dengan gaji yang dia peroleh plus upah lembur, dia mendapatkan kesuksesan dari hasil jerih payahnya. Kehidupan ekonominya semakin membaik.

Lain halnya dengan Nina. Nina tetap bekerja sesuai dengan jam kerjanya. Dia tidak pernah mau untuk lembur demi memperoleh tambahan upah. Nina memilih untuk mengikuti beragam kursus dan pelatihan. Nina memilih menggunakan waktu malamnya untuk membaca buku atau sekedar bersosialisasi. Dia juga sering menyempatkan diri di waktu istirahat kerjanya untuk berbincang-bincang dengan bagian lain di perusahaan tersebut.  Ternyata Nina ingin mendalami tentang bahan baku, pemasaran, manajemen, dan pengetahuan lainnya.

Dari sudut hasil pendapatan yang diperoleh, pendapatan Mira lebih besar dibandingkan dengan Nina karena sering lembur. Nina justru menggunakan sebagian uang gajinya untuk menambah pengetahuan dan wawasannya.

Tahun demi tahun berlalu. Mira mulai merasa letih bekerja. Namun dia tetap harus melakukan pekerjaannya  demi kesuksesan yang dia impikan. Sedangkan Nina? Nina telah memberanikan diri membuka perusahaan sendiri. Tentunya dengan segenap pengetahuan dan relasi yang dia peroleh dari hasil sosialisasi dengan teman-teman kursus/pelatihannya serta dengan orang-orang dari divisi lainnya. Nina merasa sudah mulai menguasai ilmu produksi, manajemen, pemasaran, dan yang lainnya. Nina sekarang telah memiliki perusahaan dengan beberapa karyawan, sementara Mira tetap harus bekerja keras sebagai karyawan. Kondisinya sekarang berbalik.

Ingat cerita itu, rasanya seperti tersentak. Serasa diingatkan. Setahun berlalu dan kerap terjebak dengan rutinitas yang ada. Terjebak dalam zona nyaman yang kita miliki. Zona nyaman memang membuat malas untuk bergerak dan berkembang. Rutinitas yang menyibukkan terkadang melenakan sehingga terlupa. Terlupa, bahwa kita memiliki banyak potensi yang dapat kita kembangkan. Potensi yang masih tersembunyi, yang perlu diasah dan kita munculkan. Menyadari banyak hal yang terluput dan “tidak sempat” kita gali dan kita kembangkan.

Untuk itu, sepertinya, yang harus diingat untuk tahun ini : Hindari Jebakan Rutinitas ! Yakinlah, bahwa masih banyak potensi diri yang dapat digali. Jangan pernah lelah untuk mengembangkan diri. Selamat Tahun Baru 2014. Salam. (Del)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s