Dua Lokasi Paling Tercemar Di Dunia Ada di Indonesia, Sangat Memprihatinkan

Sungguh sangat memprihatinkan. Ternyata dua lokasi paling tercemar di dunia, berada di Indonesia. Kalimantan dan Sungai Citarum merupakan dua lokasi yang masuk ke dalam deretan 10 lokasi paling tercemar di dunia (the world’s worst polluted places in the world). Setidaknya, itulah hasil yang dirilis oleh Blacksmith Institute, sebuah lembaga non-profit di bidang lingkungan yang bermarkas di New York. Blacksmith Institute menerbitkan daftar lokasi-lokasi paling tercemar di dunia untuk tahun 2013 pada hari Senin (4/11/2013). Hampir seluruhnya berada di negara-negara berkembang dan termasuk kota-kota industri, pusat pengolahan limbah elektronik, serta lokasi-lokasi pertambangan.

Richard Fuller selaku Presiden Blacksmith Institute mengatakan, “Kami memperkirakan lebih dari 200 juta orang  terancam polusi di negara berkembang yang dapat mengantarkan pada beragam resiko kesehatan, termasuk kanker. Laporan tahun ini memuat lokasi paling tercemar yang kami temukan. Tapi yang lebih penting, masalahnya justru lebih besar dari sekedar 10 lokasi tersebut”.

Sungai Citarum merupakan sungai yang mensuplai 80% air permukaan untuk Jakarta dan mengairi sawah yang mensuplai 5 % produksi beras Indonesia. Sungai tersebut telah terpolusi oleh limbah industri dan bahan kimia, terutama limbah dari industri tekstil di sekitar Bandung dan Cimahi. Terdapat lebih dari 500 ribu orang di sekitar Sungai Citarum yang terpengaruh langsung dan 5 juta orang lainnya terpengaruh secara tidak langsung oleh polusi bahan kimia dari Sungai Citarum. Kandungan timah, aluminium, mangan, dan konsentrat besi di Sungai Citarum beberapa kali lebih tinggi dibandingkan dengan angka rata-rata dunia. Sumber pencemarannya berasal dari aktivitas industri maupun domestik di sekitar sungai.

Patut diakui bahwa hingga sekarang, masih banyak industri yang tidak memiliki instalasi pengolah limbah. Selain itu, sebagian besar polusi air di Indonesia juga diakibatkan oleh limbah domestik dan sulit untuk mengontrolnya.

Sedangkan di Kalimantan, berdasarkan laporan Blacsmith, polusi berasal dari kegiatan pertambangan yang marak terjadi. Terutama dari penggunaan mercuri dalam proses ekstraksi emasnya. Mercuri yang dibakar selama dalam proses peleburan, akan melepaskan bahan kimia beracun ke udara dan air. Membuat ikan dan air tercemar. Pencemaran udara dan air di Kalimantan juga tidak hanya disebabkan oleh mercuri. Penambangan batubara pun memiliki kontribusi yang signifikan pada polusi.

Lokasi lainnya yang juga masuk dalam daftar 10 lokasi paling tercemar di dunia adalah Agbogbloshie (Ghana), Chernobyl (Ukraina), Dzershinsk (Rusia), Hazaribagh (Bangladesh), Kabwe (Zimbabwe), Matanza Riachuelo (Argentina), Delta Sungai Niger (Nigeria), dan Norilsk (Rusia).

Namun, benarkah Kalimantan dan Sungai Citarum separah itu? Benarkah polusi di Sungai Citarum dan Kalimantan dapat disejajarkan dengan polusi di Chernobyl yang masih tercemar radioaktif semenjak terjadi ledakan reaktor nuklir pada tahun 1986? Apakah dapat disejajarkan dengan Agbogboshie yang menjadi tempat pembuangan limbah elektronik? Apakah tidak terlalu berlebihan? Apakah kita harus menerima mentah-mentah hasil rilis tersebut?

Anggaplah ini sebuah tamparan bagi Indonesia. Setidaknya, Indonesia semakin diingatkan untuk segera berbenah diri. Hasil rilis tersebut kita jadikan sebuah teguran untuk perbaikan. Perlu upaya terintegrasi dari Pemerintah. Pembenahan limbah industri maupun domestik di sepanjang sungai baik Sungai Citarum maupun sungai lainnya. Pembenahan penambangan resmi maupun liar yang ada. Penegakan aturan pembuangan tailing (limbah pengolahan tambang). Penegakan aturan pasca tambang. Hhmmm, ternyata masih banyak PR Indonesia. Semangat! Salam. (Del)

Sumber:

  1. Two of World’s Worst Polluted Places Are in Indonesia: Environmentalists
  2. Citarum, Kalimantan world’s most polluted

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s