Detroit: Dari Kota Mobil Jadi Kota Berkebun?

Sebagian warga di Kota Detroit ternyata tidak ingin menyerah begitu saja. Terpuruknya industri otomotif di Kota Detroit, Amerika Serikat, tidak lantas membuat warganya patah arang. Ini yang patut mendapat apresiasi. Warga Kota Detroit berusaha untuk bangkit, berupaya untuk mengubah paras kota yang tadinya suram, kotor, dan kurang menarik untuk dihuni. Ternyata upaya mereka tidak sia-sia. Gayung bersambut. Pihak General Motors, pabrikan mobil yang mengalami keterpurukan, ingin turut berpartisipasi. Merasa ikut bertanggung jawab atas peristiwa kebangkrutan yang terjadi.

Gambar

Taman di Detroit dengan wadah dari bahan yang sudah tidak terpakai

Gambar

Taman di Detroit

Pihak General Motor merasa beberapa properti yang dulunya berfungsi untuk mendukung industri otomotifnya masih layak untuk dijadikan sesuatu yang lebih berfungsi guna. Tidak kurang dari 100 peti kayu berkerangka baja yang selama ini digunakan untuk mengapalkan mesin ke pabriknya diubah menjadi wadah berkebun pada lahan-lahan tidak terpakai di Detroit. Jika dilihat dari gambarnya, sangat menarik.  Beragam sayuran, tanaman herbal, maupun bunga ditanam di dalam wadah yang dulu peruntukannya untuk mendukung industri otomotif. Sekarang berubah fungsi dan sangat berperan untuk mempercantik tampilan kota. Detroit yang mengesankan kota yang seram, sedikit berubah menjadi lebih indah.

General Motors awalnya menyumbangkan peti-peti tersebut untuk Cadillac Urban Garden, sebuah taman yang berada di Southwest Detroit.  Mulanya warga memanfaatkan hasil tanaman untuk konsumsi mereka sendiri. Namun, ternyata hasilnya melimpah. Warga semakin bersemangat merawat dan memelihara tanaman-tanaman tersebut. Mereka melakukannya bersama dengan para relawan. Banyak pihak yang turut terlibat, misalnya para “penjaga kebun”, pihak industri otomotif, organisasi nirlaba Southwest Detroit Environmental Vision, hingga sekolah-sekolah dan kelompok pemuda. Kerjasama dengan banyak pihak inilah yang membuat program ini sukses.

Inisiatif untuk menggunakan barang-barang yang semula untuk industri otomotif menjadi barang yang dapat mendukung program kebun kota ini sangat kreatif. Ternyata dengan polesan kreativitas, barang yang tidak berguna lagi dapat disulap menjadi sesuatu yang berguna. Hasil panen dari kebun-kebun tersebut dapat menyediakan makanan bagi anggota masyarakat yang kurang mampu.

Suksesnya kegiatan “berkebun” ini berdampak pula pada hadirnya sumbangan 460 peti ke Buckets of Rain, sebuah  gerakan yang memiliki inisiatif berkebun. Tidak berhenti di sana, General Motors juga turut menyumbangkan beragam alat-alat yang sekarang tidak dapat dipergunakan lagi namun dapat dialih fungsikan untuk kegiatan berkebun. GM memberikan 90 kontainer kantong plastik kuat untuk membungkus tanaman dan 60 lapisan foam dari gudangnya untuk melindungi atap bangunan. Masih ada lagi, GM juga mendonasikan 85 pembungkus baterai dari aki Chevrolet Volt nya dari pabrik Bronstown, Michigan. Sumbangan tersebut diberikan pada para penanam bunga non profit di Mary McLeod Bethune Association. GM memang memiliki komitmen untuk menemukan penggunaan alternatif bagi barang-barang produksi mereka.

Sungguh menarik. Semoga Detroit dapat kembali bangkit dan kita dapat mengambil hikmahnya. Kota yang tadinya sangat berjaya, dapat mengalami kebangkrutan dan sekarang sedang mencoba untuk kembali pulih. Salam. (Del)

Sumber:

1. GM Expanding Urban Gardening Program in Detroit

2. From Crates to Plates: GM Contributes to Detroit’s Urban Gardening Scene

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s