Sudah Waktunya Pendaftaran Siswa Baru?

Hari Jumat kemarin, pulang kerja, anak nomor 2 yang sekarang duduk di kelas 6 SD, menyodorkan map bergambar logo sekolahnya, “Ma, ini formulir pendaftaran sekolah untuk SMP”. Berkerut sejenak, “Memang ini bulan apa ya? Masih baru menginjak Bulan Oktober kan?”. Gadis kecilku langsung menjawab, “Iya Ma, besok orang tua diminta datang ke sekolah jam 7 pagi, sambil bawa rapor mid semester. Menurut wali kelas, sebaiknya formulir pendaftaran sudah dikembalikan paling lambat Hari Senin depan”. Itu berarti tanggal 7 Oktober 2013.

Wow! Ternyata pendaftaran siswa baru sudah mulai dari awal Bulan Oktober. Mengapa harus sedemikian cepat? Padahal tahun ajaran baru masih sangat lama. Masih hampir satu tahun lagi, namun sudah mulai membuka pendaftaran siswa baru.  Teringat dulu ketika memasukkan anak pertama ke SMP lalu ke SMU. Waktu itu pendaftaran dibuka sejak Bulan Desember. Tentunya  dengan penawaran, jika mendaftar lebih awal, “hanya” akan dikenakan biaya uang masuk yang “relatif lebih murah” jika dibandingkan mendaftar di bulan-bulan selanjutnya. Langsung terbayang. Berarti harus menyiapkan uang masuk lebih awal lagi. Dengan keyakinan penuh, pasti akan lebih mahal dari anak yang pertama. Hampir dapat dipastikan biaya masuk sekolah setiap tahun selalu bertambah. Setidaknya di sekolah anak saya.

Dalam map berlogo sekolahnya sudah disertakan formulir pendaftaran yang harus diisi, beserta pilihan sekolah SMP yang termasuk dalam group sekolahnya yang berada dalam jangkauan sekolah SD asal. Misal, karena tinggal di Jakarta Pusat, dalam formulir pendaftaran telah disediakan pilihan beberapa SMP yang ada di sekitar lokasi SD asal, tentunya SMP yang masih dalam group. Kita tinggal memilih sekolah mana yang diminati. Formulirnya telah dengan sangat lengkap memberikan penjelasan tentang biaya masuk dan uang SPP bulanan yang harus dibayar. Kita tinggal menyesuaikan dengan daya jangkau ke lokasi sekolah yang dituju serta kemampuan untuk membayar biaya masuk dan uang SPP bulanannya. Untuk sekolah tertentu, ada dua pilihan, mau masuk kelas yang reguler atau kelas yang bilingual atau yang katanya bertaraf Internasional. Bahkan ada juga sekolah dalam groupnya yang mengusung program akselerasi. Uang masuknya, jelas berpuluh juta.

Seperti tahu yang ingin ditanyakan, gadis kecil di hadapan saya langsung berujar, “Masuk SMP ini aja Ma, teman-teman banyak yang mau masuk ke sana, biar ketemu lagi sama teman-teman yang sekarang”. Hhmm, ternyata anak SD juga sudah memiliki pilihannya sendiri. Papanya berusaha untuk memberikan pilihan sekolah yang lainnya, di luar group sekolahnya. Dengan tegas sang anak menjawab, “Gak mau ah!”. Papanya berusaha membujuk, namun tidak berhasil. Mamanya hanya bisa berkomentar, “Sudahlah, anaknya yang ingin sekolah di sana. Tidak buruk juga kok”.

Pagi tadi, sesuai dengan yang dipesankan, datang ke sekolah untuk ambil rapor mid semester. Ternyata, ada presentasi dari SMP-SMP dalam group sekolah untuk menginformasikan atau tepatnya mempromosikan sekolahnya masing-masing. Semua mempresentasikan keunggulan dan prestasi dari masing-masing sekolah. Walau sang anak tetap dengan pilihan sekolahnya, mau tidak mau tetap mendengarkan penjelasan. Ada sekolah yang dengan bangganya memperkenalkan hasil pencapaian berbagai lomba sains, matematika, fisika, biologi, dan berbagai pencapaian di dunia eksakta, ada pula yang mengusung berbagai pencapaian di bidang non eksakta lainnya. Seluruhnya membeberkan berbagai fasilitas dan kegiatan yang ada. Syukurlah, semua tetap mengedepankan iman, akhlak, sikap. Tidak hanya semata mengusung pendidikan yang  berkualitas.

Kesimpulannya, ternyata sekolah jaman sekarang tak ubahnya seperti ladang bisnis. Makin lama, makin awal berlomba untuk menarik calon siswa. Dulu, bulan Desember saja dirasa sudah terlalu awal. Sekarang bahkan sejak Bulan Oktober sudah membuka pendaftaran siswa baru. Yang jelas, berarti orang tua harus menyiapkan biaya masuk lebih awal. Inikah dunia pendidikan Indonesia? (Del)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s