Suasana Bali Saat Acara Miss World 2013

Untuk pertama kalinya, ajang pemilihan ratu kecantikan sejagat, Miss World 2013 dilaksanakan di Indonesia dan Bali menjadi tuan rumah utama. Perhelatan pemilihan Miss World 2013 merupakan tahun ke-63 dan mengambil tema “Bring Indonesia’s Beauty to The World”. Kecantikan, keanggunan, kepintaran, dan tentunya kepribadian yang menawan diusung menjadi sebagian kriteria Miss World atau Ratu Kecantikan Sedunia. Beragam pro dan kontra turut menyertai.

Walau tidak hanya menonjolkan adu kecantikan dan keseksian semata, tak ayal, ada sebagian yang mencibir, mencela, bahkan mendemonya. Padahal, panitia sejak awal menegaskan bahwa tidak ada sesi penilaian bikini. Masih ada pihak-pihak yang terlanjur menyematkan stigma “haram” pada Miss World, apapun alasannya. Rupanya, jika ditilik dari sejarahnya, Miss World mengetengahkan keindahan tubuh dan awalnya diperuntukkan bagi ajang promosi pakaian renang dan bikini. Bahkan, perhelatan Miss World pertama di tahun 1951, sang juara menerima mahkota dengan mengenakan bikini. Ini pula yang menimbulkan persinggungan dengan budaya Timur.

Semula,  terbersit  duga di benak, “Waduh, tugas ke Bali pas acara Miss World? Pasti ribet! Males banget! Bakalan macet di mana-mana nih!”. Terbayang, tiket pesawat akan melambung dan mengangkasa harganya. Tapi, seperti biasa, tugas harus terlaksana. Kunjungan singkat ke Bali tetap harus dijalankan.

Prasangka pertama gugur sudah. Harga tiket pesawat masih dalam tataran wajar. Masih di kisaran seperti biasanya. Tidak terlalu melambung, seperti kala masa liburan Lebaran atau Natal  dan Tahun Baru.

Berdasarkan hasil kunjungan dan pengamatan singkat selama 2 hari ini, suasana Bali ternyata sangat biasa. Tidak terlalu bergemuruh, tidak terlalu heboh. Tidak seheboh seperti yang ditayangkan di TV. Bali masih sangat biasa. Warga Bali masih tetap dengan kegiatannya sehari-hari, wisatawan masih tetap melaksanakan kegiatan wisatanya. Yang tidak biasa hanya terjadi di seputar lokasi kegiatan saja. Bahkan ketika ada kunjungan ke Pura Besakih, Kota Amlapura sebagai ibukota Kabupaten Karang Asem, tetap memiliki rutinitas seperti biasa. Kehebohan hanya terjadi di seputar Pura Besakih saja.

Kok bisa? Begitulah Bali. Kawasan Kuta dan Denpasar masih terlihat sangat wajar. Tidak ada spanduk mencolok yang hanya akan mengotori tampilan kota. Kemacetan yang terjadi, lebih disebabkan oleh wisatawan yang berwisata di sana. Bukan karena ajang Miss World. Suasananya tetap nyaman. Tidak ada penyambutan yang mencolok di sekitar bandara maupun di seputar kota. Menurut rekan di sana, “Ah, Bali kan memang sering menggelar event-event berskala internasional. Jadi sudah sangat biasa”. Perlu diketahui, di bulan Oktober nanti, Bali juga akan menjadi tuan rumah kegiatan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), sebuah perhelatan yang lebih besar dari sekedar acara Miss World.

Karena sudah terbiasa pula lah, maka umumnya warga Bali terlihat sangat terbuka, sangat menerima, dan siap dengan penyelenggaraan Miss World, maupun acara lainnya. Bali sadar betul dengan potensi wisata yang dimilikinya. Warga Bali merasa tidak perlu untuk melakukan demo penolakan seperti terlihat di beberapa kota lainnya di Indonesia. Warga Bali merasa budaya Bali lebih kuat  dari hanya sekedar ajangMiss World.

Mungkin ini pula yang melatarbelakangi pemilihan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan Miss World 2013. Masyarakat Bali sudah mengalami akulturasi budaya dan sudah sangat terbiasa melihat dan bersinggungan dengan budaya barat. Bali memiliki kepercayaan diri pada adat dan budayanya sendiri, yang hingga saat ini, cukup terpelihara dengan baik. Bali saja sangat welcome, mengapa harus demo? Kalau pelaksanaan puncak acara dikhawatirkan pengamanannya, laksanakan saja di Bali. (Del)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s