Dahsyatnya Google sebagai Life Style

Siapa yang tidak mengenal Google saat ini? Ingin mencari referensi tugas kuliah? Referensi Thesis? Tugas kantor? Tiket termurah? Destinasi wisata untuk Libur Lebaran nanti? Tempat-tempat kuliner recomended? Atau bahkan  resep masakan buat asisten rumah tangga? Semua tinggal tanya Om Google atau Bang Google. Urusan selesai dengan cepat. Tidak perlu pakai lama. Dalam sekejap, muncul di layar.

Mesin Pencari : Google

Rasanya hampir semua orang yang sering atau paling tidak, yang pernah berurusan dengan internet, mengenal, menggunakan, dan memanfaatkannya. Google telah menjadi raksasa, menjadi raja mesin pencari di dunia maya. Bahkan sekarang telah merambah ke fungsi-fungsi lainnya. Ada Google Maps, Google Earth, Google Books, Google+, Gmail, Google Chrome, Google Docs, Google Drive, Google Adsense, dan masih banyak lagi. Google memang dahsyat, fenomenal. Telah menjadi Life Style. Mampu  mengubah life style seseorang, sekelompok orang. Bahkan kekuatan dan kekayaannya melebihi negara-negara kecil sekalipun. Mungkin inilah ganjaran dari budaya dan pikiran yang terlepas dari kungkungan. Pikiran yang bebas dan kreatif.

Siapakah dalang dibalik sukses dan berhasilnya Google? Siapa otak utama yang ada di belakang kedahsyatan Google? Jawabannya: Larry Page dan Sergey Brin. Google Inc. merupakan sebuah  perusahaan asal Amerika Serikat yang digagas dan didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ketika mereka masih mahasiswa di Universitas Stanford. Misi perusahaan mereka adalah “To organize world’s information nad make it universally accessible and useful”. Artinya, untuk mengatur seluruh informasi di dunia dan membuatnya bisa diakses dan berguna. Satu hal yang menarik yaitu motto yang mereka usung. “Don’t be Evil”.  Setuju. Sepakat. Dengan Google, diperoleh kemudahan yang luar biasa. Namun, di tangan “Evil”, dampaknya akan sangat luar biasa pula. So, Don’t be Evil. Cocok.

Google telah menerapkan sendiri life style dan  pola pikir yang bebas dari kungkungan di perusahaannya. Larry Page dan Sergey Brin menerapkan  budaya  keterbukaan. Walau Google telah berkembang menjadi perusahaan super besar, tetap mempertahankan budaya seperti sebuah perusahaan kecil. Seluruh karyawan merupakan kontributor langsung sesuai dengan kemampuan dan kreativitasnya. Mungkin ini juga yang diharapkan bagi para penggunanya. Gunakan sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan kreativitasnya. Tetap dengan etika.

Mesin pencari Google bukan satu-satunya mesin pencari di dunia maya. Bertebaran mesin-mesin pencari lainnya. Sebutlah mesin pencari Excite, Yahoo, Altavista, Scirus, FinQoo, Alltheweb, dan banyak lainnya. Bahkan ada mesin pencari produk anak negeri, seperti nowgoogle, updatebanget.com, atau findtoyou. Walau beberapa, sebenarnya mengadop  mesin pencari lainnya. Apapun itu, tetap Google juaranya.

Google telah menjadi life style bagi sebagian orang, telah menjadi sebuah kebutuhan. Tidak tuntas rasanya jika berselancar di dunia maya tanpa membuka dan mencari sesuatu lewat Google. Apapun itu. Jika menemukan hal yang tidak dimengerti dan membutuhkan jawab, tanyakan Om Google. Jika memerlukan sesuatu, kebingungan, butuh penjelasan, butuh pencerahan, tanyakan Bang Google. Semua ada di sana. Ingat, harus bijak. Sekarang semua tinggal berbalik pada diri sendiri. Perlu bijak dalam membaca, mengerti, memilah, memaknai, dan menyikapi setiap informasi yang diperoleh. Janganlah menjadi “Evil”. Bahaya.

Oya, satu hal menarik lainnya. Ternyata banyak juga orang yang memasukkan namanya sendiri di kotak pencarian google. Banyak pengguna internet yang mencari reputasinya di dunia maya dengan mengetikkan sendiri namanya. Beragam tujuannya, mungkin untuk mengetahui seberapa banyak informasi yang akan didapat orang tentang diri mereka di internet. Atau mungkin untuk melihat seberapa terkenalnya mereka. Atau untuk melihat seberapa narsisnya mereka. Pernah seperti itu? Yakin pernah. Belum pernah? Cobalah, dan lihat hasilnya. (Del)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s