Jokowi dan Ruang Publik Jakarta

Jokowi telah melontarkan janjinya untuk memperbanyak ruang publik yang dapat dipergunakan oleh warga Jakarta. Jokowi menginginkan agar ruang-ruang publik yang ada di Jakarta dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. Apa itu ruang publik?

Jika mengacu pada buku klasik Kevin Lynch yang hingga saat ini tidak pernah lekang oleh waktu, “The Image of The City”, 1960,  ruang publik (public space) dapat sekaligus juga sebagai nodes dan landmark yang berfungsi sebagai alat navigasi/pemandu di dalam kota. Ruang publik dapat berkembang menjadi sebuah icon kota (image of the city). Contoh sederhana, ruang publik berupa sepenggal Orchad Road di Singapura pun dapat menjadi icon Kota Singapura dan sekaligus citra kota. Citra secara umum merujuk pada gambaran atau image. Menurut YB Mangunwijaya, citra pada kawasan perkotaan adalah gambaran pertama yang sangat kuat tentang kota tersebut yang tidak dimiliki oleh kota lain sehingga mudah dikenali.

Menurut Undang-undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, ruang publik dapat berupa Ruang Terbuka Hijau Publik atau Ruang Terbuka Non Hijau Publik dan secara institusional harus disediakan oleh pemerintah di dalam peruntukan lahan di kawasan perkotaan. Yang penting pula untuk menjadi perhatian, tidak hanya berhenti pada penyediaan ruang publik, namun juga ruang publik tersebut dapat hidup dan bermakna.

Bagaimana agar ruang publik dapat hidup dan bermakna? Ruang publik yang baik dicirikan oleh tiga hal, yaitu responsif, demokratis, dan bermakna. Responsif mengandung arti bahwa ruang publik dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan dan kepentingan. Demokratis mengandung arti bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dengan berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya dan dapat diakses oleh berbagai kondisi fisik manusia. Bermakna mengandung arti bahwa ruang publik harus memiliki keterkaitan antara manusia, ruang, dan dunia luas, serta interaksi sosial yang luas. Untuk dapat menjadikan ruang publik hidup dan bermakna, penuhilah ketiga ciri tersebut.

Ruang publik juga dapat dikatakan sebagai tempat yang dapat dimasuki oleh semua orang tanpa harus membayar. Ruang publik dapat berupa jalan (termasuk pedestrian), tanah perkerasan, public squares, dan taman (park). Untuk itu, ruang publik dapat berupa ruang terbuka hijau publik seperti taman dan ruang terbuka non hijau publik seperti plaza dan public squares. Ruang publik harus menjadi ruang interaksi, sehingga ada aktivitas yang terjadi di dalamnya.

Monas sebagai Ruang Publik Kota Jakarta
Sumber: http://www.megapolitan.kompas.com

Monas merupakan salah satu ruang publik yang ada di Jakarta. Monas juga telah menjadi landmark dan icon Kota Jakarta. Apa kaitannya dengan Jokowi? Jokowi telah menghidupkan ruang publik Jakarta. Monas sebagai ruang publik saat ini sering dijadikan sebagai tempat berlangsungnya perhelatan. Monas telah hidup kembali dan telah dikembalikan maknanya sebagai ruang publik. Sebagai tempat bagi warga Jakarta untuk saling mengenal dan mengakrabkan diri dengan lingkungannya. Masyarakat bisa saling bertemu, berinteraksi, saling sapa, dan saling senyum. Tak hanya itu, roda ekonomi pun turut berputar.

Monas diharapkan tidak hanya secara fisik berupa ruang publik, tidak sekedar menjadi pajangan, penghias, dan landmark semata, namun hidup dan bermakna. Ada pemanfaatan di sana. Beberapa acara perhelatan ulang tahun Jakarta ke-486 diselenggarakan di Monas, bahkan di sepanjang Jalan Thamrin hingga Bundaran HI.

Apresiasi kami haturkan pada Jokowi yang telah menghidupkan kembali, yang telah memberi makna pada ruang publik Jakarta. Tetap kami nantikan pemberian makna pada ruang-ruang publik lainnya. Harapan sepertinya telah mendapatkan titik terang. Jokowi dan Ahok sudah mulai “menggarap” ruang-ruang publik lainnnya. Salut. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s