Flona Berakhir, Ahok pun Sedih

Kecewa? Pasti. Tak terasa, ternyata Pameran Flora dan Fauna yang selalu dihelat sebulan penuh, setiap tahun, telah berakhir. Sayang hanya sempat berkunjung satu kali. Padahal masih ingin beli Morning Glory dengan warna yang lain. Minggu lalu ketika berkesempatan ke sana, hanya beli yang warna ungu. Ternyata bunganya tanpa henti, seakan selalu siap menyambut pagi. Memberikan semangat, menitipkan salam hangat, dan indahnya sungguh menawan hati. Tentunya tergiur warna yang lainnya.

Ungu

Pameran Flora dan Fauna Tahun 2013 kembali digelar selama satu bulan di Lapangan Banteng, Jakarta. Acara rutin tahunan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat 7 Juni 2013. Hari ini melihat di TV,  Wakil Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara resmi menutup perhelatan Flona 2013.  Dalam sambutannya, Ahok mengaku sedih baru berkunjung ke sana hari ini dan itu pun untuk menutupnya.

Warna-warni Angrek

Pameran Flona tahun 2013 ini mengusung tema “Kampung Hijau”.  Tentunya dari tema, tersirat niatan untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan agar tetap hijau, asri, dan nyaman. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam pameran ini berbagai jenis tanaman hias, tanaman buah, dan hewan peliharaan dipamerkan dan dipersilakan untuk dibeli dan dibawa pulang. Tak ketinggalan, ada beragam kegiatan pendukung, seperti seminar, lomba, dan kontes-kontes berhadiah yang dapat diikuti oleh pengunjung.

Beragam Kontes

Ada beragam lomba dan kontes yang diselenggarakan, seperti kontes adhenium, kontes anthurium, kontes sanseviera, kontes aglonema, kontes reptil, dan sebagainya. Selain itu, tak mau kalah, ada juga lomba menggambar bunga, lomba mewarnai hewan, sarasehan pecinta tanaman, dan klinik . konsultasi tanaman. Tak cukup berhenti sampai di sana, seperti tahun-tahun sebelumnya, Pameran Flona tidak hanya ditujukan sebagai wadah jual beli tanaman, namun juga sebagai wadah tempat bertemunya beragam komunitas, pecinta tanaman, dan pecinta hewan. Nafas dan semangat “Go Green” seakan menemukan wujudnya. Menjadi serupa oasis yang menyejukkan sehingga nafas dan semangat “Go Green” dapat ditindaklanjuti dengan penjelmaan sebagai gaya hidup yang melekat erat pada masyarakat Jakarta.

Awalnya terbersit keraguan Ahok terhadap keberhasilan Pameran Flona 2013 karena pelaksanaannya bersamaan dengan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke 486. Di ulang tahunnya kali ini, DKI Jakarta menggelar beragam kegiatan dengan konsep rakyat dan lebih menarik warga untuk berkunjung. Itu pula yang membuat Ahok meragukan tingkat kunjungan masyarakat. Ternyata itu tidak terbukti. Pengunjung jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu.

Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi Pameran Flona, pastinya telah melalui serangkaian pertimbangan. Lapangan Banteng merupakan salah satu ruang publik di Jakarta yang telah diberi nyawa kehidupan. Memiliki kehidupan berikut maknanya. Menyediakan ruang dan media bagi  orang-orang yang kreatif, jujur, sekaligus pekerja keras.

Jadi, tidak usah sedih Pak Ahok. Selenggarakan saja pameran ini 2 kali dalam setahun. Supaya warga Jakarta tidak hanya disuguhi oleh pemandangan kemacetan saja, namun juga oleh hijaunya kota. Walau baru sebatas pada lokasi pameran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s